Reward buat yang “kalah”

kalahKadang2 hidup itu seperti ga adil juga ya , saat lomba lari , semua berlari , yang nyampe finish dulu baru diberi reward / diberi penghargaan dengan sebutan Pemenang , diberi sertifikat dan Hadiah , padahal kita juga tau peserta yang lain juga sama berlari , berkeringat , bahkan mungkin ada yang terjerembab , sehingga patah tulang / keseleo yang membuat dia tidak bisa melanjutkan pertandingan , kadang malah masuk rumah sakit , dengan pengorbanan yang jauh lebih besar , tidak mendapatkan apa apa, sedih….

Seperti pengalaman saya bulan lalu , saya sedang belajar affiliate marketing ,  ditampung di grup affiliate seorang mastah , di beri tantangan untuk menjual produk IM secara “Online”, jumlah anggota grup sekitar 40 orang , diberi waktu 1 bulan untuk pecah telor ( ada sales minimal 1 ) , bisa melanjutkan pelatihan affiliate marketing Batch 2 ,  dengan tantangan ini saya baru tau , membuat sales 1 buah itu sulit , saya infokan via email , fb , iklan fb sekuat tenaga , kalo dipikir biaya , waktu dan tenaga  yg saya berikan lumayan besar (kadang saya mikir , ngapain yah susah payah )  , tapi saya komitmen mau belajar , sampai akhirnya mendapatkan 5 sales dengan total biaya iklan FB 130ribu , hasil 495rb , lumayan masih untung , tapi ga ngitung tenaga karena mau belajar,  ada 10 orang yang membuat sales , jadi sisanya 30 orang dikeluarkan dari grup masuk batch ke 2 , sedih ya ,  pdhal saya tau tidak semua orang yang tidak berhasil menjual itu pemalas, kalo dalam skala masyarakat , apakah yang miskin selalu malas , tidak kan ? Tapi kembali lagi , manusia memiliki waktu terbatas, sumberdaya terbatas , jadi pikirannya hanya mampu mensortir yang ter ….. saja , makanya tidak heran , yang cukup dikenal di sekolah , teman yang terpinter, ternakal, paling pendiam , yang biasa2 aja , pasti terlupakan baik oleh guru maupun temannya

Kalo menurut saya , lebih baik kita memberi “Selamat” kepada pemenang dan memberi “Semangat” kepada yang belum menang ,  karena mereka juga sudah berusaha , sesuai kadar kemampuan mereka
Pemberian “semangat” itulah reward yang sangat dibutuhkan oleh yang “kalah” , karena saat itu dia sedang kecewa , down , pesimis bahkan mungkin dalam hatinya akan berhenti mencoba lagi , karena kita tidak tau bahwa mungkin karena “reward” kita itu dia bisa bangkit dan mencapai kemenangan ke depannya

 

 

Gol properti yang seperti berjalan diatas balok es

balok esIni adalah Gol properti yang paling nyesek , karena nyaris keteledoran teman mediator pak S , yang tidak mengetahui ke “valid” an penjual , tidak bisa menjalin komunikasi dgn penjual krn sengaja “menghindar” walaupun pada akhirnya Allah SWT melindungi hasil kerja kami itu .
Saya berkenalan dengan pak S mediator properti dari Waru , sebelumnya sempat akan ada gol , tp pak S ternyata propertinya tidak “valid” , jadi “batal” , akhirnya dia mendapat sebuah gudang di Sidoarjo , setelah bertemu dengan pemilik di Gudang tsb , akhirnya diel dibantu dijualkan dgn harga dan aturan main komisi yg sdh disepakati antara pak S dgn pemilik .
Pak S , menghubungi saya , sdh sy surve , n ketemu pemilik , tp sy ga minta no hp pemilik krn saya pikir , pak S sdh cukup kualified cara kerjanya , berdasarkan kegagalan yg lalu , sdh berjanji ga mengulangi Setelah sounding2 ada buyer dari Jakarta , ngebel , pengin lihat lokasi dan dia bilang ke sidoarjo mau lihat 3 tempat , salah satunya tempat saya tsb
Saat pembeli sdh tiba dibandara juanda dan langsung janjian dengan saya , saya antar ke gudang tsb , disana sdh menunggu teman saya , pak S dan anaknya pemilik gudang , dihadapan semua org , pembeli bilang kalo kami ternyata beli gudang ini , kami tidak akan memberi komisi , pak Eka minta ke penjual ya ? , saya menoleh ke pemilik dan pak S teman saya , sambil bilang gpp pak , penjual memang sdh komitmen kok untuk ngasih fee, akhirnya pembeli minta no hp pemilik , dan balik ke Jakarta
Setiap 3 hari saya follow up pembeli , sekitar 2 minggu kemudian pembeli ngebel , bahwa gudang saya yang dipilih , dan dia sudah bilang ke penjual
Babak ujian dimulai , eng ing eng …..
Pak S sy beri kabar gembira itu , dia lgsg ngabari pemilik , sampai 3 hari tidak ada balasan sms/telp , pdhal aktif berarti tidak diangkat , knp ya ? Mau nakal ya , hehehe
Teernyata pak S ga tau identitasnya , alamat lengkapnya , satu2nya penghubung ya no hp itu aja , jadi kalo nomor hp dibuang , komisi melayang
Gampang bener mau mendzalimi orang dan makan hak orang , entah mengapa saat itu saya mengajak pak S untuk tanpa berhenti “Hasbunallah Wa nikmal wakiil” , sambil saya berikhtiar lahir , karena pemilik sdh ga kooperatif , saya jalin komunikasi dengan pembeli , kabar apapun , seperti negosiasi harga , diel harga dan waktu , jam dan ke notaris mana , semua di smskan ke saya oleh pembeli , dan semua sms tersebut sy teruskan ke pak S , agar di teruskan ke pemilik , 1 hari sebelum transaksi , pemilik menghubungi Pak S , sambil minta maaf , bahwa selama ini dia di Singapura , hp ga dibawa (padahal kata pembeli , setiap sms selalu langsung dibalas, hehehe , gpp ) , akhirnya hari dan jam itu datang , saya dan Pak S , bersama pembeli datang bersama ke notaris , dan disana sdh menunggu pemilik yg saya blm pernah tau/lihat karena yg mendampingi daari awal selalu anaknya , saat itu dia mendekati saya , mau nego komisinya alasannya macam2 , sy cuma bilang pak yg saya terima kan 2.5% , bapak terima 97.5% , kok kelihatannya besar bagian saya sih ? hehehe , akhirnya komisi cair, Alhamdulillah , Allah SWT melindungi hasil kerja saya yg ini melalui tangan pembeli dan menyadarkan penjual , Pak S juga terharu , dia katanya setiap malam ga bisa tidur , mengingat keteledorannya dan komisi yg akan lenyap begitu saja
#Adarezekiyangmudahdanadajugayangsulit
#Tetap_Semangat

Membuat banner utk situs saya http://bacaonline.esy.es/

Barusan aja , saya membuat banner yang saya pasang di widget web ini , untuk mengeshare situs saya di hosting gratisan , yaitu http://bacaonline.esy.es  ,  situs yang saya buat bagi subscriber atau pengunjung dunia maya , yang membutuhkan perpustakaan ebook online atau ingin membaca ebook  secara online , gratis lho ya , hehehe , bisa mengunjungi situs saya diatas , banner ini saya buat dengan Corel Draw ,  berikut penampakan bannernya

bacaonline1

Adil , ringan diucapkan , berat dilakukan

Adil bisa diartikan tidak berat sebelah ,  tidak memandang pada persaudaraan , pertemanan , adilkedudukan , harta maupun jabatan.
Menurut saya , setiap manusia  harus berhati – hati dalam menerapkan keadilan , yang paling uatama  adalah penguasa atau pemegang kekuasaan , kenapa ? karena penguasa apabila tidak memiliki kesabaran terhadap hawa nafsunya mudah terjerumus ke dalam kezaliman , karena sifat jelek manusia yang memiliki kekuasaan sangat mudah dihinggapi rasa sombong (memandang rendah orang lain / tdk sederajat ) , mementingkan diri sendiri dan membenarkan diri sendiri   , Oleh karena itu Allah SWT menyukai pemimpin yang adil , sehingga memberikan penghargaan berupa doa yang tidak tertolak ,  dan sebaliknya bila pemimpin/penguasa tidak adil dalam menangani suatu masalah , maka Allah SWT juga memberikan kekuatan berupa Doa yang tidak tertolak dari manusia yang diperlakukan tidak adil / di dzalimi oleh pemimpin / penguasa tersebut .  Bila mudah mengadili orang kecil , seharusnya mudah juga mengadili orang besar , Penguasa harus netral karena hal itu menyangkut harapan , kepercayaan  dan kemashalatan orang banyak .  Tidak ada kekuatan selain Kekuatan Allah SWT ,  kalo manusia berpikir bahwa kedudukan , pangkat dan jabatan  akan langgeng ,  itu mustahil , Hanya Allah SWT yang langgeng , abadi dan tetap hidup . Sudah banyak cerita Raja2 dahulu yang kita dengar karena mereka sudah di alam barzah , pada hakekatnya manusia tinggal nunggu antrian aja , dimanapun dan dalam keadaan apapun , bila saatnya tiba , Malaikat Maut akan mendatangi tidak akan bisa dimajukan / dimundurkan.
Demikian juga harta yang banyak tidak akan mampu membeli umur , bila umur bisa dibeli ,  Raja Namrudz , Fir aun bahkan Nabi Sulaiman yang terkenal kaya Raya , pasti masih melenggang sampai sekarang , tapi nyatanya tidak , Mereka semua tinggal cerita dan sudah kembali ke tanah .
Jadi sesuai hadits Nabi , sbb :
Di dalam hadis riwayat Baihaqy, Malaikat Jibril as., menyampaikan pesan Allah SWT tentang beberapa kunci mensikapi hidup di dunia kepada Rasulullah SAW agar diteruskan kepada seluruh ummat Rasulullah SAW (termasuk kita sekalian):
Malaikat Jibril AS mendatangiku seraya berkata: “Wahai Muhammad! “Hiduplah kamu (di dunia ini) sehendakmu, tetapi ingat bahwa kamu akan mati; cintailah apa yang kamu sukai, tetapi ingat bahwa kamu akan meninggalkannya, dan berbuatlah sesukamu, tetapi ingat bahwa kamu akan mendapatkan balasan dari apa yang telah kamu perbuat..”
Jadi Harta , Kedudukan , Jabatan dan umur adalah sementara ,  gunakan semua itu hanya untuk bekal mempermudah perjalanan kita di Akhirat nanti ,  Jangan sebaliknya , harta , kedudukan , jabatan dan umur yang hanya sekejab itu menyeret muka kita kepada kerugian dan kesulitan di  NerakaNya , karena kedzaliman yang diperbuat , Naudzubillah

 

 

 

 

 

Punya Studio Musik, Doa yang pernah di ijabahi Allah SWT

studioSaya saat SMA pernah berdoa meminta Studio musik (seperti mimpi disiang bolong dari segi ekonomi keluarga saya saat itu) ,  setelah menikah sekitar tahun 2005 saya mendirikan studio musik saya , cuma 2 tahun aja , karena ternyata saat itu saya pikir kurang “bagus” prosepeknya  dan terlalu banyak “faktor x” dilapangan dan yang paling utama belum selaras dengan tujuan utama saya , jadi saya putuskan menutupnya , yang jadi keheranan  saya , ternyata doa yang pernah saya ucapkan bertahun2 yang lalu yang bahkan saya sampai lupa saking lamanya ga terwujud , ternyata bisa terwujud juga , jadi jangan takut bermimpi karena bila bertahan dalam memperjuangkan mimpi , maka mimpi itu akan bersama kita sampai terwujud
#Be a Strong Dreamer

Cerita Burning Desire saat bermain drum

Saat sekolah di SMP Negeri 9 surabaya tahun 1985-1988 , saya punya teman namanya E ,  dia setiap minggu pagi jam 9 les drum di perumahan babatan kenjeran yang diajar oleh Pak Jimmy eks drumdrummernya Grup Oneway Rock Band  Surabaya , itulah pertama kali saya bersentuhan dengan alat musik drum , karena saya selalu diajak teman saya saat les drum ,  saya duduk aja di depan teman yang sedang berlatih drum ,  dengan modal lihat teman les, saya belajar point2 bermain drum ,  kadang2 tangan dan kaki saya bergerak2 mengikuti gerakan ritme drum ,  yang teman saya dan gurunya tidak tahu , setiap pulang , dirumah saya selalu mencoba gerakan yang tadi diajarkan ke teman saya ,  saya akhirnya berhasil membeli stick pertama , dan mulai saya praktekkan dikursi tamu saya , hehehe , yang menurut saya menyenangkan , bila datang les sebelum jam 9 , teman saya boleh mengiringi lagu2 apapun sesuai kaset (jaman itu blm ada CD) ,  aneh ya ,  pak Jimmy kelihatannya sudah mengerti kalo saya sdh memahami teori bermain drum setelah 5 bulan mengikuti teman saya , hari kebesaran datang saat itu , sedang awal keluarnya lagu sirkuit dari SAS grup , teman saya disuruh mengikuti pake drum lagu tsb , ternyata dia tidak mampu mengikuti lagu dengan speed tersebut , anehnya Pak Jimmy  menoleh ke saya , dan bilang “kamu bisa ? ” , tanpa mikir saya langsung bilang bisa , saya duduk di kursi drum “Saat itu melambungkan kebanggan saya pertama kali duduk di kursi drum menghadap drum seperti teman saya , hehe” ,  dan saya berhasil mengikuti lagu sirkuit tsb walaupun tidak sempurna tapi ketukannya tepat.
Saya dan teman sering di ajak pak Jimmy latihan bersama grupnya , saat di studio mereka main lagu “Breaking The Law” judas priest , permainannya itu yang membuat sampai sekarang saya menyukai lagu tersebut ,  dan pernah juga diajak ke kampusnya  , waktu itu ada grup band temannya sedang latihan , tapi drummernya blm datang , mereka mengajak pak Jimmy naik ke panggung ,  ajaib , tanpa mengetahui lagunya , Pak Jimmy mampu mengiringi dengan “Bagus” , saat turun dari panggung , saya langsung tanya , “Bagaimana cara mainnya pak , kalo tidak tau lagunya ?” , jawab Pak Jimmy “itu feeling , eka, kalo kamu sudah pinter main drum , sudah bermain ribuan kali , pasti juga bisa ”
stlh genap 8 bln teman saya sdh berhenti les , akhirnya lama tidak pernah praktek drum , sampai di SMA Negeri 2 Surabaya ,  kelas 2 , saya membentuk grup Band dengan nama “Fahrenheit”  , dengan teman sekelas , teman saya D , pemain bass sekaligus pemain drum , dialah tentor saya , bermain drum ,  sampai sering  latihan dan mengarang beberapa lagu , pernah lolos di SMADA Open Air dan ikut festival Band di Mojokerto dan sempat pula mengisi di HUT Kemerdekaan RI di kampung saya ( kangen bro , semoga kalian semua sukses dan sehat selalu ya ? ).
Saat Kuliah , ada sebuah Group Band yang sering mengisi di TRS (Taman Remaja Surabaya)  , mendatangi saya , mengajak saya untuk bermain di TRS seminggu lagi karena drummernya tidak bisa , jadi hanya ada waktu latihan 3 kali untuk 9 lagu yang belum pernah saya latih permainan drumnya ,  tantangan itu saya terima , saat latihan ke tiga , 8 lagu saya mampu mainkan dengan baik , ada 1 lagu dari Bon Jovi  , yang menurut saya ketukannya cukup sulit , saya sering terbolak balik senar drum dan bass drumnya , kacau deh , buat ga pede aja , hehe.
Saat di TRS ketakutan saya terjadi 8 lagu bagus , 1 lagu rusak ,  beberapa personil grup tsb membully saya , sambil memberikan fee pentas , saya ingat hanya 2 org personil grup yang tdk menyakiti hati saya ,  dan langsung saya dikeluarkan dari Grup Band tsb ,  Sakitnya tuh disini , hehe , saat itu saya dendam banget sama mereka , harga diri saya tersentuh , saya tahu saya 8 lagu main bagus , 1 main buruk , hanya kejelekan yang dilihat padahal saya bisa membuat alasan latihan cuma 3 x , sedangkan mereka sudah berlatih berbulan2 ,  saya termotivasi dengan tujuan saya , bisa main drum sampai mendapatkan penghargaan dan mampu mengalahkan grup yang telah mengeluarkan saya .
Mulailah perjalanan saya ngelmu belajar drum ke Symphony depan lapangan tambaksari (dulu) , terus ke Dedik (Drummernya Gaspyrogyras / Grup Macan) dan terakhir saya les di Mayura Bratang .
Saat di Mayura karena 1 buku les drum berhasil saya selesaikan dalam 4 pertemuan (30 menit@2 orang) , saya diberitau bahwa saya sdh bisa , ga perlu les lagi , ya sudah , itu proses terakhir saya ngelmu drum ,  dikampung saya , saya membentuk grup Band dengan nama “PLONG” (Pokok e Lak Onok NGerock e) paling suka main lagu “Metallica” , terutama saya pengagum Lars Ulrich (drummernya metallica),  prestasi PLONG adalah  Juara III Festival Band  Akustik Se Jawa Timur di kampus UPB , sejak itu kami sering diundang ke sekolah2 , kampus . Dan pernah menjadi Band  pendamping Grup “Power metal” dan “Blukhutuk”  .
Kuasa illahi , saat ikut Festival Band Akustik , kami sama2 menjadi peserta dengan band yang membuang saya (hehehe) , kami juara mereka belum , dan saat saya turun dari Panggung semua penonton berebut bersalaman dengan saya sambil bilang “Drum drum an e keren mas ” hehehe, Alhamdulillah
Dengan PLONG kami sempat membuat lagu sendiri sebelum vakum dan mengurus keluarga masing2 ,  Kenangan yang tidak terlupakan
#Tonjok musuhmu dengan prestasi
#Membangunkan harimau yang sedang tidur , resiko tanggung sendiri , hehehe

 

 

Keteguhan terhadap keyakinan

Sebagai wirausahawan yang menjadi bos atas yakindirinya sendiri , mempekerjakan minimal dirinya sendiri ,  sering naik turun dalam profit , bahkan kadang2 rugi ,  membuat berpikir mungkin lebih enak kerja pada orang lain , sudah ga mikir omset , ga mikir promosi , ga mikir tetek bengek yang harus ada untuk wirausaha skala kecil , pengelolaan  cashflow untuk operasional usaha , biaya promosi , transportasi dll ,  yang notabene sama persis dengan perusahaan besar .
Kadang saat sulit ,  keyakinan berkurang karena lagi “down” ,  banyak yang gagal fokus , akhirnya melirik bidang2 lain yang kelihatannya lebih mudah utk dilakukan dan mudah pula profitnya , padahal itulah ujian keteguhan kita , saat sulit daripada waktu dibuat termenung , meratap apalagi menebar fokus kemana2 untuk mencari2 peluang lain,  saya selalu menantang diri saya untuk melakukan promosi lebih banyak , evaluasi  dan membikin terobosan2 baru , strategi2 baru ,  “Burning Desire” Semangat menyala2 di hati saya , selalu saya jaga  , karena setiap pengusaha belum mendapatkan Reward / penghargaan dari lingkungannya apabila belum sukses luar biasa , tapi hal itu tidak perlu menyurutkan langkah kita dan menurunkan keyakinan diri kita ,  kita memiliki kekuatan seperti tetes air yang terus menerus menetes dan bisa melubangi batu karang sebesar apapun , Pikirkan Tujuanmu , dan mintalah padaNya agar kamu bisa lebih sabar dan fokus untuk menuju tujuanmu , jangan hiraukan orang2 yang memandang rendah , karena mereka tidak pernah mampu melihat kita dalam wujud yang sesungguhnya yaitu tujuan kita yang dalam proses mewujud dari hati ke dunia nyata
#Selamat berjuang kawan2 didalam diri kitalah manfaat atas orang lain juga di berikan , kesuksesan anda adalah kesuksesan semua orang yang dekat dengan anda , orang yang akan anda bantu , orang yang menaruh harapan kepada anda

Positif – Negatif

positif-negatifSaya sering merasakan ketakutan saat akan berbisnis , ketakutan yang sangat nyata , bahkan membayangkan kesuksesan saja tidak berani karena bayangan rugi ataupun kebangkrutan akibat  ketidak pastian masalah yang akan menghadang entah disebabkan SDM yang bekerja pada saya , kompetitor ,  kualitas pelayanan yang harus selalu ditingkatkan , seakan banyak kerja keras yang membayang , bila memikirkan sumber daya yang saya miliki saat itu benar2 menciutkan nyali saya ,  kadang saya berdiskusi dengan istri saya , tapi karena dia berasal dari kuadran “E” , taulah nasehatnya , “bila beresiko tidak usah dilakukan” ,   sekedar tau aja ya , mengenai sikap mental positif , buku bisnis / motivasi  bahkan tentang internet marketing banyak saya koleksi , kadang2 lucu , bawah sadar merasakan keinginan untuk membeli bahkan kadang2 tidak sempat membacanya apalagi mempraktekkannya  ,  teori – teori segala macam , masuk terus , dengan harapan bisa merubah diri saya menjadi seseorang yang saya kagumi , tapi ternyata seringnya ketakutan saya terhadap sesuatu yang baru ataupun ketidakpastian jauh lebih besar dari keinginan saya untuk sukses , sering saya merasa kesal pada diri saya sendiri ,  melewatkan beberapa kesempatan / momen yang penting bagi pertumbuhan sikap dan mental bisnis saya .
Setelah saya menyadari kelemahan yang ada pada diri saya , maka saya meng edukasi diri saya sendiri ,  memberi semangat untuk berjuang dan menghibur diri saya bila merasakan kegagalan ,  saya memberikan tujuan2 kecil2 kepada diri saya , memberikan reward bila tercapai , saya menjadi pelatih dari diri saya sendiri ,  menganalisis , mengevaluasi setiap kesalahan dan kegagalan ,  Saya sangat mencintai diri saya , dan tidak akan membiarkan Semua Impian hilang setelah bangun dari tidur ,  saya tahu jalannya akan penuh liku , akan mengalami kesakitan2 sementara , gpp ,  Saya pikir sebagai manusia kita hanya bisa merencanakan dan berikhtiar se sempurna mungkin , mengenai “hasilnya” itu hak prerogatif “Allah SWT” ,  dan saya tidak mau mengecilkan arti saya dengan membandingkan diri saya dengan teman2 yang sudah sukses , kecuali hanya sebagai pemacu semangat saya ,  bahwa kita semua sedang berlari , ada yang sudah mencapai tujuan duluan ada yang belum (menurut yang melihat lho ya , sawang sinawang) , tidak masalah asalkan tidak berhenti karena berputus asa dan “mengasihani diri sendiri”
Jadi saya mengucapkan “Selamat berproses mencapai tujuan Anda ,  Anda adalah apa yang menjadi tujuan Anda  , bukan sekedar anda sekarang “

Menganalisis diri berdasarkan Cashflow Quadrant

Konsep CashFlow Quadrant diperkenalkan oleh Robert T Kiyosaki ,  keturunan Jepang Amerika yang cashflowquadransudah Bebas Finansial Pada tahun 1994 , menggolongkan manusia berdasarkan cara memperoleh penghasilannya  ke dalam 4 golongan , yaitu :

  1. Employee (E) / Pegawai
  2. Self Employee (S) / Pegawai Mandiri
  3. Business (B) / Bisnis
  4. Investor (I) / Investasi

Menurut saya , perjalanan saya gonta ganti pekerjaan dari Guru Les sampai bisnis property , masih berkutat dikuadran yang sama yaitu S / Pekerja mandiri , karena saya memiliki karakter “saya pimpin dengan cara saya” , tidak mudah mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain , sedikit perfectsionis ,  dan kelemahannya , semakin banyak job , semakin capek , hehe , karena semua ditangani sendiri
Sedangkan istri saya sebagai PNS , tentunya dari kuadran E sebagai pegawai
Dulu pernah saya memiliki bisnis “Kursus Komputer” sudah menggaji manager untuk mengelola kursus , dengan 6 pengajar serta lebih dari 40 murid ,  saya pikir dulu sudah enak , saya n istri bisa bekerja lain , dan setiap bulan mendapat tambahan dari bisnis saya , ternyata kadang2 dunia tidak seindah harapan kita , manager saya terkena godaan , mementingkan dirinya sendiri , berbohong dll ,  akhirnya saat saya klarifikasi dia sudah melarikan diri sambil membawa uang perusahaan ,  gaji instruktur yang belum dibayar  dll , bikin “Traumatik” , padahal manager tersebut sudah kami beri gaji tetap dan insentif tambahan setiap bulan  , setelah 2 tahun bekerja , menghancurkan apa yang sudah saya n istri bangun,  pengalaman yang berharga berkaitan dengan SDM.
Saya masih  belajar sekarang tentang bisnis sesuai saran Robert Kiyosaki , ga mudah memang , merubah banyak sikap mental dan kebiasaan , karena bisnis yang ideal  adalah tidak dikerjakan sendiri ,  kita merancang system bisnis sendiri dengan mempekerjakan orang-orang ataupun membeli system bisnis (Franchise atau waralaba) .
Demikian juga menjadi investor ,  memiliki uang yang bekerja untuk kita , misalnya rumah sewaan , rumah kos atau saham yang menghasilkan profit bulanan ,  yang uniknya kita bisa memperoleh penghasilan dari ke 4 kuadran , tapi selalu ada resiko juga , demikian juga mendapatkan penghasilan dari masing2 kuadran semua ada resikonya , kalo menurut saya memang semua ada ilmunya ,  setelah memiliki ilmunya dan mampu mengelola resiko dengan baik sehingga tidak membahayakan kondisi finansialnya malah selalu profit  ,  barulah bisa disebut sebagai pakar .
Definisi “Kekayaan” menurut beberapa pakar adalah “Harta yang dimiliki yang mampu menjamin gaya hidup sampai beberapa waktu tanpa bekerja” , jadi bila memiliki tabungan 200juta dengan biaya 5juta / bulan , maka kekayaannya hanya mampu menghidupi sampai 40 bulan
Sedangkan “Bebas Finansial” adalah suatu kondisi dimana asset yang mampu memberikan penghasilan   tanpa bekerja nilainya lebih dari liabilitas / pengeluaran bulanan
Jadi seseorang dengan bisnis yang ditangani orang lain memberikan penghasilan 5 juta / bln , penghasilan dari rumah kos 1 juta/bln dengan pengeluaran bulanan 2 juta/vln bisa dikatakan bebas finansial
Semoga kita semua bisa mendapatkan “Kebebasan Finansial” , amin
#bisa_silaturrahmi_tanpa_diburu-buru_harus_bekerja

 

 

 

Kapankah batas dari ketekunan itu ?

ketekunanSudah biasa seseorang mencari cara yang sukses memerlukan beberapa kali kegagalan , ada yang sedikit ada yang banyak  , seperti thomas alva edison membuat bohlam , berhasil setelah percobaan ke 1000 , jadi “gagal” sebnyak 999 kali , dalam istilah thomas alva edison , “saya menemukan banyak cara untuk tidak membuat bohlam lampu” ,  sungguh menyejukkan y kata2 nya ,  kadang2 ketekunan manusia itu selalu diuji , sampai kuat berapa kali melakukannya ? , harus bisa membedakan ya , ketekunan dan konyol , kalo ketekunan , setiap kegagalan dianalisa , buat strategi baru , dilakukan lagi dst sedangkan konyol adalah melakukan hal yang sama persis terus menerus  tapi mengharapkan hasil yang berbeda , hehehe
Sedangkan setiap manusia pasti memiliki ketakutan apabila merasa rugi tenaga , waktu dan biaya , bila menemui kegagalan terus menerus , sampai kapan saya harus bertahan atau melepaskan hal ini / berhenti ?
Saya dulu memiliki konsep bahwa saat saya putus asa sebuah pekerjaan itu mustahil atau tidak dikerjakan , saya  akan melakukan langkah – langkah sebagai berikut :

  • Saya mencari orang yang pernah menghasilkan uang di bisnis yang saya rintis
  • Setiap kegagalan saya catat dan analisis penyebabnya , dan kedepan saya lebih disiplin , bila ada kejadian serupa saya sudah memiliki formulanya agar bisa terkendali
  • Mencoba strategi baru , analisis , dst
  • Selalu memikirkan / membayangkan hasil akhir sesuai yang diinginkan walaupun realita tidak seindah itu
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas ikhtiar

Dan pertanyaan kapankah batas ketekunan itu ?
ini jawaban saya “Batas dari ketekunan anda adalah sampai anda mempercayai bahwa hal itu mungkin dan bisa dilakukan ”
jadi kalo kita tidak meyakininya lagi dijamin semangat kita akan kendor dan mudah berubah fokus , apakah salah ? tentu tidak , kitalah penentu nasib kita sendiri , ada harga yang harus dibayar , bahkan diam atau tidak melakukan apa apa memiliki harga yang harus dibayar yaitu tidak kemana2  ,  dan itu tidak masalah bila memang kita menginginkannya.