Saat semua jalan rasanya tertutup , harapan mulai menyempit

stressManusia itu sebenarnya sudah mengalami senang dan susah datang silih berganti ,  bahkan kadang2 permasalahan yang semakin memuncak , membuat pikiran pendek / sempit , kadang2 menghampiri , Saat sedih ,  memandang bisnis jg meneyedihkan , seakan tiada harapan lagi , semua teman seakan mengejek bahkan menjauh karena sensitifitas perasaan kita yang mudah terpancing amarah , bahkan yang lebih parah , kita melampiaskan semua kejengkelan kita pada keluarga , anak maupun istri kita bahkan pada Tuhan , mungkin , Naudzubillah
Memang manusia tempatnya perubahan , jualan saat rame , kita bisa membeli apapun yang kita mau , kita merasa pede berbicara dengan orang lain , menunjukkan kisah sukses kita dan mampu menganalisa ketidak suksesan jualan orang lain, tapi jangan lupa ,  pada hakekatnya semua keadaan kita adalah ujian dari Nya , dan saat tiba masanya jualan sepi , banyak kompetitor ,  padahal biaya operasional bisnis tinggi , stok menumpuk , tagihan banyak , sedangkan jualan sepi , saat itulah ujian yang berat sedang menimpa , saat itu kita berpikir , kenapa ya , saat semua mudah dulu , bukan mempersiapkan kesulitan ini dengan menabung , malah menghabiskannya untuk urusan yang bahkan kadang2 tidak kita butuhkan ,  saat itu penyesalan demi penyesalan menyeruak , kadang2 kalo kondisi akut , kita sudah tidak percaya kalo kita mampu menjual , dan kita akan takut berbisnis apapun , membuat kita lemah , lunglai dan tidak sanggup melangkah lagi.
Bila itu terjadi , saya hanya bisa berpesan , mumpung jualan sepi , banyakin zikir , dan bayangkan kesuksesan sebelumnya yang pernah kita alami dan sudah kita lalui , karena episode manusia sudah wajib hukumnya untuk mengalami perubahan sesuai kehendak Nya ,  kemudian ikhtiar serajin dan sebaik mungkin untuk emmperbaiki keadaan ,  dan bila ada peluang bisnis lain , kecil2 , terima aja bila memungkinkan / bisa dilakukan , yang penting bisa melumasi roda kehidupan yang membutuhkan dana operasional , Semoga beruntung dan selamat di dunia sampai di Akhirat

6 thoughts on “Saat semua jalan rasanya tertutup , harapan mulai menyempit”

  1. Pretty nice post. I just stumbled upon your blog and wished to say that I’ve truly enjoyed browsing your blog
    posts. After all I’ll be subscribing to your feed and I hope you write again very
    soon!

  2. Hello there, I found your web site by the use of Google
    even as searching for a similar matter, your
    website got here up, it looks good. I’ve bookmarked it in my google
    bookmarks.
    Hi there, just turned into aware of your weblog through Google, and found that it’s really
    informative. I’m going to be careful for brussels.
    I will be grateful in case you continue this in future.
    Many other people will be benefited from your writing.
    Cheers!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *