Sawang Sinawang , rumput tetangga lebih hijau

nonton tvKita menonton hidup orang lain itu seperti menonton TV , dia kesakitan juga kita ga tau ,  yang pasti kelihatan kalo dia sedang naik mobil dan rumah besar , pasti kaya dan bahagia , benarkah ?? Mungkin , tapi ada yang kurang sempurna analisa kita tentang dia ,  karena kita tidak mampu menyelami hatinya , perasaannya maupun pikirannya.  Apa kegundahan  , masalah  dan beban finansial yang harus dibayar dalam waktu dekat , urusan keluarga , teman dan lingkungan  dll ,  pasti sama pusingnya dengan kita , sebenarnya sawang sinawang itu menurut saya karena kefrustasian kita dalam menghadapi masalah / tantangan hidup sehingga membuat kita mencari alasan bahwa hidup kita lebih menyengsarakan dibanding hidup orang lain, dan kita berandai2 jika hidup kita ditukar dengan kehidupan mereka ,  Alamak….
Pernah nonton reality show “Tukar Nasib” di salah satu stasiun televisi swasta ,  walaupun disesuaikan dengan pemirsa jadi ga “pure” reality show  ,  tetap terlihat 2 keluarga yang berbeda setelah di tukar kehidupannya ” sama sama ga kuat” , hehehe
Yang “kaya” ga kuat menjalani kehidupan yang “miskin” , karena pekerjaan sangat berat pakai “otot” , tidak ada fasilitas yang memadai dll , yang miskin juga ga “kuat” ,  karena harus menggunakan “otak” yang dia ga pernah tau sebelumnya , misal petani tukar nasib dengan pengacara , apalagi keluarganya
Jadi cegah “Sawang sinawang” dengan

  1. Bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini
  2. Memandang orang lain dengan perspektif yang benar artinya kita tahu bahwa kita semua manusia diciptakan berbeda  satu sama lain , tapi ada yang sama yaitu kita sama sama memiliki masalah
  3. Mulai bertanggung jawab pada diri sendiri dengan mencari solusi atas semua masalah kita dengan mendekat padaNya , Sang Maha Pencipta , dan mencoba semua langkah2 yang terbetik di pikiran untuk menyelesaikan masalah kita

Semoga kita bisa menjadi diri kita sendiri , mendapat kekuatan untuk memecahkan semua masalah kita dari Allah SWT , pemberi solusi atas semua masalah manusia, Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *