Bagaimana menyikapi musibah atau karunia yang kita terima

Musibah atau karunia seperti  dua sisi mata uang yang pasti akan diterima oleh manusia ,  baik hal itu merupakan akibat dari amal perbuatannya karuniamusibahsendiri ataupun pemberian dari Allah SWT ,  kebanyakan manusia tidak sabar jika ditimpa musibah dan sangat senang diberi karunia , bila ditimpa musibah , hatinya berkata “Allah SWT sedang menguji aku” , “sedang menegurku” atau malahan “membenciku” , bila mendapatkan karunia atau kesenangan , hatinya berkata “Allah menyayangiku”, “Allah SWT menerima semua amal baikku dan menggantinya dgn kesenangan ini” , ataupun  “Merasa bahwa pasti Allah SWT selalu mengijabahi apapun yang kita inginkan”.
Menurut apa yang saya rasakan , KeGaiban ilmu Allah , sebaiknya berhati hati dalam mendapatkan apapun dalam kehidupan baik musibah maupun karunia ,  karena kedua hal tersebut juga berpotensi untuk menjerumuskan manusia dan selalu memohon kepada Allah SWT agar senantiasa bisa berjalan di jalan Nya yang lurus. Senantiasa kembangkan sikap , sabar , ridho , syukur dan Husnuzdzhon pada Allah SWT , dan gunakan kejadian apapun sebagai sarana untuk mendekatkan diri padaNya. Susah dan senang di dunia itu sementara , tetapi salah menyikapi keduanya mampu menyeret manusia ke Neraka , Naudzubilah