Tantangan akan selalu ada , selama kita hidup !!

tantanganSaat kita didera kesulitan , musibah atau tantangan yang sangat berat seakan – akan kita sudah tidak mampu lagi menanggungnya , bahkan seandainya menangis itu bisa menyelesaikan “masalah” yang menimpa , kita pasti akan “melakukannya” dengan sungguh – sungguh , seperti saat kita masih “kecil” dulu , saat kita “menangis” kedua Ortu kita akan datang untuk “memberikan apa yang kita mau” atau “menghibur kita” jika blm bisa memberikan apa yang kita “mau”
Sabar ya kawan , kita semua sama, manusia adalah tempatnya masalah dan musibah , kadang2 kita sudah berhati – hati pun , masih bisa celaka , apalagi yang tidak berhati – hati  ??
Ada hal yang harus kita sadari bahwa Allah SWT , memberikan akal dan nafsu , yang harus kita kendalikan , sebagaimana sepeda motor , akal ibarat “rem” dan nafsu bisa diibaratkan “gas” , sebuah “mekanisme” yang dapat membuat “pengendara” sampai tujuan atau tidak ,  jadi “kita” harus pandai mengendalikan “akal” dan “nafsu” kita untuk selaras dan menunjang tujuan utama dalam hidup kita yaitu “beribadah pada Nya”.
Mengenai kejadian yang tidak mengenakkan yang menimpa , sering disebut “Musibah” atau “celaka” atau bisa juga “kegagalan” ,  perlu disikapi dengan sikap sbb :

      1. Berbaik sangka kepada Allah SWT sang pencipta
      2. Bila itu menurut kita “azab” atau “teguran” atas perbuatan kita , segera “instrospeksi” dan “kembali” kepada Nya , bila kita merasa bahwa itu “ujian” dari Nya untuk “naik kelas” , ingat ” Innamal usri usro’ faa innamal usri usro’ ” bahwasanya  setelah kesulitan ada kemudahan , dan setelah kesulitan ada kemudahan , jadi akan ada kemudahan setelahnya , jadi “Semangat” yesss!
      3. Sadari juga bahwa  setiap “kesulitan/musibah ” bila kita ikhlas akan mampu menghapus dosa-dosa kita , jadi tenang aja bro , kita ga dirugikan oleh Nya
      4. Dari semua kejadian yang ada , sudah ada grand Plan Kholik kita di “Lauh Mahfuz” , semua sudah tertulis tanpa kecuali , apapun pilihan kita yang menimpa kita , sudah tertulis disana ,  jadi kita tinggal “terima” , “iklash” dan “sabar”  bila kejadian yang menimpa “buruk” menurut kita , tidak lupa “terima” , “ikhlas” , “bahagia” dan “syukur” bila kejadian tersebut “baik” menurut kita
      5. Saya sering baca “Success Story” seseorang , bahwa seseorang tidak diterima bekerja di perusahaan “A” , malah bisa sukses di perusahaan “B” , gagal jadi “Astronot” ternyata pesawatnya “meledak” dan semua yang “lulus” tewas ,  jadi artinya “ada pintu yang tertutup , pasti juga ada yang terbuka ” , kalo kita terpilih itu “takdir” kalopun “tidak” itu juga “takdir” , apapun hasilnya “beri sikap terbaik yang kita mampu” , jadi happy aja karena kita sudah tau hasilnya bahwa kita harus mencoba cara / pintu lain
      6. Nah ini yang menyenangkan saya , setiap orang akan mendapat cobaan sesuai kadarnya  , sama dengan ukuran sepatu setiap orang yang berbeda , “dna” yang berbeda , “sidik jari” yang berbeda , kita semua “berbeda” dan “unik”, dan Allah SWT pun menyayangi kita sesuai “kadar” kita , sesuai dengan “keadilanNya” , dalam “memberi Rizki” maupun “memberikan Ujian/Cobaan” , kadang kita tidak bisa berpikir “tenang” saat mempunyai “Hutang” 100juta , tapi saat ada teman “curhat” punya hutang “1 Milyar” dan semuanya “Mendesak”  , kok jadi “Enteng” ya , tapi bukan berarti “ga usah dipikir” dan “ga usah dibayar” lho ya , hehehe , “Hutang” kalo ga ditagih di “dunia” , ya di “akhirat” dong ditagihnya , dan dibayar dengan “amal baik” kita ,  jadi selalu berdoa , agar “bebas hutang” , itu wajib bagi orang “Muslim” . Saat “sedih” ga bisa “beli sepatu” ketemu “orang yang ga punya kaki” tapi bisa “wrausaha” dan “tidak mau bergantung pada orang lain” , saat “putus asa” karena cuma jadi kontraktor / ngontrak rumah aja ketemu “gelandangan” yang tidak punya rumah / tidur di emper – emper toko , dan bisa “baca blog” ini , saya yakin anda termasuk sedikit orang yang bisa menikmati “internet” .  Intinya “Untuk urusan dunia lihat kebawah ” tapi urusan Akhirat / amal ibadah selalu lihat keatas , sering ditampilkan di youtube , seseorang tidak punya kaki harus merayap ke masjid “utk sholat jumat” , dia bisa , bagimana yang normal ?? harusnya lebih bisa dong , seorang miskin ke masjid , shodaqoh Rp. 10rb , kita yang lebih mampu malah cuma Rp. 5rb , kita harus berlomba-lomba juga kalo masalah “manfaat” atau akhirat
      7. Yang sangat menguntungkan kita sebagai “manusia” , sebagai sebaik-baik Ciptaan Allah SWT , adalah kita bisa menjadi apapun yang kita mau , asalkan kita cukup keras menginginkannya dan mau bekerja keras untuk meraihnya . Burung merpati untuk berubah menjadi burung garuda tidak bisa , tapi manusia bisa mengatasi segala kesulitannya dengan segala daya dan upayanya serta disertai fokusnya bahkan bisa membuat “hal yang tidak mungkin ” menjadi “mungkin” ,  “tidak bisa” menjadi “bisa” dan “tidak ada menjadi ada” , potensi sebagai “second creator”  selain Allah SWT , jadi berbahagialah menjadi manusia , CiptaanNya yang menampilkan sifat Nya dalam diri kita

 

Jadi “Nikmati  Anugerah ini” dan jangan disia siakan