Tidak ada yang mudah tapi BISA

Itu kata2 yang sering saya gunakan bila saya mengalami kesulitan saat “berproses” terdiri atas 2 frase yaitu Tidak ada yang mudah  dan BISA , frase pertama  itu untuk menguatkan pribadi saya bahwa bisa2“hati” dan “pikiran” saya yang “pemalas” selalu mengharapkan sukses yang “instan” , cepat dan mudah , padahal kenyataan semuanya “kasuistik” apalagi dalam menjual property  banyak faktor penyebab kegagalan “transaksi” yaitu penjual, pembeli ,  orang disekitar penjual dan pembeli , mediator , notaris ,  pihak bank dan keabsahan dokumen” itu secara “logika” saja kalo diadat jawa ada tambahan , “sing mbaurekso” / jin penunggunya menolak , hehe ,  kalo dalam “Islam” cukup “kalo diel berarti “jodoh” kalo nggak ” ya nggak berjodoh” ” ,  kalo saya , pastikan semua faktor manusia komunikasinya sehat  dan dokumen sah , 90% diel  ,  nah itu yang butuh kerja keras ,  kadang teman mediator ada juga lho , cuma “sms” dengan isi “BRO, WIS CAIR TA ? KABARI YO ? ”  , wkwkwkw, minta bagian yang sama lagi dengan yang “bekerja keras”  , kalo itu terjadi saya ga masalah , kita bagi aja seperti maunya , dan itu akhir kerjasamanya dengan saya ,  kecuali ada iktikat baik untuk berubah dengan mau bekerja sesuai porsinya , tidak hanya “penyampai” trus menunggu “DIEL” ,  ga mau mikir , ga mau keluar transport , ga mau kerja .
Jadi frase pertama itu membuat saya lebih sabar, lebih teliti , dan menutup celah “kegagalan” jika memungkinkan untuk transaksi , dan keluar secepatnya jika terdeteksi tidak mungkin transaksi menurut feeling saya
frase kedua “BISA” kenapa huruf besar karena  saya yakin didunia semua ada pasangannya ” bumi langit ” ,” kaya miskin” dll, dipikiran anda pasti menambahkan lagi kan , hehe , maaf , saya sok tau ya , hehehe ,  “sulit mudah” , prinsip saya ” hal yang sulit kalo sering dilakukan akan menjadi “terbiasa” dan menjadi ” makin mudah , makin cepat , oleh karena saya yakin bila kita cukup banyak melakukannya pasti BISA , itu!.